Pertemuan di Parlemen, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi menyetujui anggaran untuk RP 2020. 5,6 triliun

Hasil gambar untuk kominfo

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara untuk membahas anggaran untuk tahun 2020. Selain Rudiantara, Presiden IPI Yuliandre Darwi dan Presiden Dewan Pers M juga hadir.

Pertemuan berlangsung pada Selasa (18.06.2013) di kompleks parlemen Senayan di Jakarta. Wakil Presiden Komite DPR I Hanafi Rais memimpin rapat.

Rudiantara menjelaskan pagu indikatif yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk 5.610.505.497.000. Menerima pagu sementara untuk tahun keuangan 2020.

“Sebagai sebuah keluarga, kami memiliki batas anggaran, meskipun telah turun sejak 2017. Kami menunjukkan kinerja yang dimulai pada 2018 dengan batas anggaran Rs 18 miliar, yang 90 persen lebih tinggi,” katanya. Rudiantara.

Plafon anggaran indikatif Kementerian Komunikasi dan Informasi mencakup batas atas untuk Komisi Penyiaran Pusat Pusat (KPI), Komisi Informasi Pusat (KI) dan Dewan Pers. Batas atas indikatif KPI pusat adalah Rp50065754000.

Hubungi KI Center Rp. 25600107000. Atap dewan mencetak Rp.20292885000.

AI pusat dan Dewan Pers tidak mengusulkan sumber daya anggaran tambahan apa pun. Namun, KPI pusat meminta anggaran tambahan sebesar Rp13.775.042.719. Total anggaran KPI yang terpusat adalah USD 63.840.796.719.

Hanafi Rais mengatakan proposal itu dapat diterima. Dia mengatakan, pernyataan mitra kerja itu akan diajukan ke Dewan Anggaran DPR.

“Komite DPR akan menyerahkannya kepada Gubernur Bangar untuk ditindaklanjuti, sesuai dengan mekanisme diskusi anggaran Banggard,” kata Hanafi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *